Ketika aku sudah tidak mempunyai
titik tujuku lagi. Saat itulah aku merasa mengabur dari tujuan utamaku. Tidak
ada arah lagi yang bisa menuntunku, bahkan penopang hidupku kini seperti benda
mati yang tidak memiliki perasaan. Aku seperti mati dalam keabadian, tapi
nyatanya aku masih hidup di tengah hutan mati.

