Ini tentang rindu yang tak pernah usai
Mencapai titik tertinggi dalam kegelisahan yang menyelimuti
Seperti bayang yang masih mengambang dalam jiwa itu
Aku masih terdiam disini
Menjadi satu kepingan rasa yang tak akan pernah ku lupa
Entah sampai kapankah itu?
Saat ku menyusuri jalan kehidupan
Senyum itu melintas dalam tatapanku
Walau kutau senyum itu tak pernah menjadi milikku
Tapi tak pernah kusesali itu, karena bagiku senyummu adalah kebahagianku
Namun, untuk kesekian kalinya
Senyum itu terlalu cepat dihembus oleh hempasan angin
Hingga saat ini, aku melihat senyuman yang begitu samar bagiku
Semuanya karena pemilik senyum itu tergiur akan pemujanya
Semua dapat kukatakan dalam kekecewaanku padanya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar